Sabtu, 12 November 2016

MATERI PENGANTAR BISNIS 1

Diposting oleh Unknown di 03.36 0 komentar
Pengertian Bisnis

Bisnis dalam pengertiannya adalah usaha atau perusahaan yang dimana sipelakunya ingin mendapatkan keuntungan secara ekonomi, Bisnis lebih ditekankan kepada pelaku jual beli baik secara tunai maupun kredit

Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa inggris , dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu,komunita, ataupun masnyarakat. Dalam artian sibuk megerjakn aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan


Pengertian Bisnis dapat dibedakan dalam pengertian yang sempit dan pengertian yang luas. Jika kita berorientasi pada pengertian yang sempit maka bisnis tidak lain dari fiksi. Sedangkan dalam arti yang lebih luas, bisnis merupakan usaha yang terkait erat dengan dunia ekonomi juga politik. Hal ini disebabkan dunia ekonomi dan dunia politik pada dasarnya merupakan suatu hubungan yang saling tergantung, dan yang turut mencerminkan efektifitas suatu masyarakat dalam gerak usahanya. (J.S. Nimpoena(1985)).


A. Fungsi Bisnis 

1. Fungsi bisnis adalah untuk menciptakan nilai (kegunaan) suatu produk, yang semula kurang bernilai, setelah diubah atau diolah menjadi menjadi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat / konsumen.Nilai kegunaan (utility Value) yang diciptakan oleh kegiatan bisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah terangkum dalam fungsi utama bisnis.

2. Fungsi utama bisnis adalah menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara :
-Mengubah bentuknya (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
-Memindahkan tempat produk itu (place utility), atau fungsi distribusi
-Mengubah kepemilikan (possessive utility), yaitu fungsi penjualan
-Menunda waktu kegunaan (time utility), atau fungsi pemasaran

3. Fungsi merupakan rangkaian pekerjaan yang dilakukan oleh organisasi tertentu yang dapat dibedakan dengan rangkaian pekerjaan lainnya yang dilakukan oleh organisasi yang berbeda. Fungsi yang dilakukan oleh aktivitas bisnis dapat dikelompokkan ke dalam tiga fungsi dasar,  menurut Steinhoff yaitu acquiring raw materials, manufacturingraw materials into products, dan distributing product to consumer


B. Tujuan Bisnis 

Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Secara umum tujuan dari bisnis adalah:

·         Profit (keuntungan)

·         Growth (pertumbuhan)

·         Continuity (berkesinambungan)

·         Stability (stabilitas)

·         Public service (pelayanan umum)

·         Will fare (sejahtera)

 Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya:

·         Market standing, yaitu penguasan pasar yang akan menjadi jaminan bagi perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan dan profit dalam jangka panjang.

·         Innovation yaitu inovasi dalam produk (barang atau jasa) serta inovasi keahlian. Tujuan bisnis yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan nilai tamabah pada suatu produk, misalnya shampoo 2 in 1.

·         Physical and financial resources, perusahaan memiliki tujuan penguasaan terhadap sumber daya fisik dan keuangan untuk mengembangkan perusahaan menjadi semakin besar dan semakin menguntungkan.

·         Manager performance and development, manager merupakan orang yang secara operasional bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan organisasi. Untuk dapat mengelola perusahaan dengan baik, manager perlu memiliki berbagai kemampuan dan keahlian yang sesuai dengan profesinya. Maka diperlukan peningkatan kinerja dan pengembangan kemampuan manager melalui serangkaian kegiatan kompensasi yang menarik dan program training and development yang berkelanjutan.

·         Worker Performance and Attitude, untuk kepentingan jangka panjang, maka sikap para karyawan terhadap perusahaan dan pekerjaan perlu diperhatikan agar dapat bekerja dengan baik.

·         Public Responsibility, bisnis harus memiliki tanggung jawab sosial seperti memajukan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya polusi dan menciptakan lapangan kerja, dll.



C.Jenis kegiatan bisnis
Ruang lingkup kegiatan bisnis sangat luas, akan tetapi pada dasarnya kegiatan bisnis dapat dibagi menjadi 3 aspek, yaitu :
a)Aspek Produksi
Produksi diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam arti luas tersebut, produksi dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :


1. Produksi primer
Yang termasuk dalam produksi primer adalah kegiatan ekstraksi atau penarikan sumber daya alam atau kegiatan yang menggunakan sumber daya yang tersedia dalam kondisi alamiah.


2. Produksi sekunder
Yang termasuk dalam produksi sekunder adalah sumber daya alam atau bahan mentah diproses diolah menjadi barang.


3. Produksi tersier
Yang dihasilkan dari produksi tersier adalah berupa pemberian fasilitas layanan (jasa) pendukung, bukannya barang-barang berwujud.

a)Aspek Distribusi
Distribusi adalah kegiatan pemindahan barang jasa dari produsen kepada konsumen. Pada umumnya distribusi meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
– Pemindahan bahan baku dari pemasok (supplier) kepada awal mula lini produksi.
– Melibatkan penyimpanan penanganan bahan baku barang jadi.
– Pengemasan.
– Pengendalian persediaan.
– Transportasi kepada konsumen


b)Aspek Konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan penggunaan barang jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Kebutuhan atau pola konsumsi seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor yang beragam. Dengan melihat pola konsumsi yang beragam, produsen dapat membuat suatu perencanaan yang lebih baik untuk menentukan bagaimana peluang diterimanya barang atau jasa yang diproduksi tersebut oleh konsumen. Dan biasanya, produsen mempromosikan keberadaan barang atau jasa tersebut secara luas khususnya kepada konsumen.



D. Pentingnya belajar bisnis

 1.Mendapatkan profit ( keuntungan ) seperti uang

 2.Mempelajari bisnis adalah langkah awal untuk meminimalisir kegagalan yang mungkin akan terjadi mengingat tidak mudah untuk memulai suatu bisnis. dengan modal yang seminimal mungkin, kita bisaimendapatkan hasil yang maksimal 

       3.Kita bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari pada bekerja sebagai karyawan di kantor, apabila  kita fokus dan bekerja keras dalam mengelolanya 

       4.Membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, sehingga kita dapat membantu mengurangi masalah penangguran

       5.Mempunyai kemampuan untuk mengatur waktu sendiri

       6. Dapat mengatur kondisi usaha dan membuat aturan main dalam udaha sendiri

 Keberhasilan dan kesinambungan bisnis diperlukan agar manfaatnya dapat optimal bagi para stakeholder seperti pemilik, pekerja, konsumen, pemerintah maupun masyarakat. Kebijakan berasal dari kata bijak, yang berarti punya pandangan luas dan jauh ke depan. Sehinga dapat didefinisikan sebagai langkah dan tindakan untuk mencapai keinginan masa depan, yang dituangkan dalam bentuk ketetapan atau keputusan sebagai pedoman dari kegiatan yang dilaksanakan.

 1. Melindungi usaha kecil dan menengah.

Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna u ntuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunnyai daya saing.


2. Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.

Melakukan bisnis atau usaha di Negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.


3. Melindungi konsumen.

Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.


4. Pendapatan pemerintah.

Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara kita juga. Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).

(Pengertian bisnis) Ada beberapa karakteristik dari bisnis yaitu:


1. Sebuah institusi atau lembaga ataupun organisasi ekonomi dan sosial "An economic and social institution"

2. Berurusan dengan barang-barang dan jasa untuk memenuhi keinginan manusia "Dealings in goods and services to satisfy human wants"

3. Untuk mencari profit/keuntungan

4. Menciptakan utiliti

5. Menetapkan harga

6. Dalam skala reguler dan dasar yang berlanjut

7. Selalu ada kemungkinan untuk loss atau merugi

8. Harus dapat tumbuh dan berkembang untuk dapat survive.


E.  Konsep bisnis dan Profit 

Menurut Gary Hamel, untuk menjadi revolusioner industri atau dapat membuat aturan permainan baru di era sulit atau era revolusi harus menciptakan konsep bisnis beserta komponen-komponennya. Suatu konsep bisnis di era sulit terdiri dari empat komponen utama, yaitu strategi inti (Core Strategy), sumber daya strategis (Strategic Resources), perantara pelanggan (Customer Interface) dan jaringan nilai (Value Network). Empat komponen utama tersebut dikaitkan oleh tiga komponen jembatan.

Antara komponen strategi inti dan sumberdaya strategis dikaitkan oleh komponen konfigurasi aktivitas (Configuration of Activities). Komponen manfaat bagi pelanggan (Customer Benefits) mengaitkan strategi inti dan perantara pelanggan. Sedangkan komponen batasan perusahaan (Company Boundaries) menjadi jembatan antara sumberdaya strategis dengan jaringan nilai. Dalam model bisnis di era sulit tersebut mencakup empat elemen penentu potensi profit yang terdiri dari efisiensi, keunikan, kecocokan dan pendorong keuntungan.

Komponen pertama dari konsep bisnis ini adalah strategi inti (Core Strategy), yang merupakan inti dari bagaimana suatu perusahaan memilih cara untuk berkompetisi. Unsur-unsur dari strategi inti tersebut meliputi visi dan misi bisnis, cakupan produk / pasar dan basis diferensiasi. Visi bisnis merupakan apa yang diinginkan perusahaan yang bersifat ideal dan misi bisnis merupakan operasionalisasi dari visi bisnis. Visi dan misi bisnis ini akan mengarah pada pernyataan nilai, kehendak strategi, tujuan dan sasaran yang besar, banyak dan berani serta semua sasaran kinerja. Visi dan misi bisnis ini untuk memberi arah dan seperangkat kriteria untuk mengukur kemajuan yang dicapai. Visi yang dilandasi modal spiritual terbukti dapat melabungkan perusahaan. Merck Pharmaceutical mempunyai visi bahwa perusahaan ini eksis karena menyediakan obat-obatan bagi yang membutuhkannya, sehingga menggerakkan bagian riset untuk bekerja optimal.

Komponen kedua dari suatu konsep bisnis di era sulit adalah sumberdaya strategis (Strategic Resources), yang terdiri dari kompetensi inti, aset-aset strategis dan proses inti. Sumberdaya strategis bersifat spesifik dan unik yang dapat mengubah secara dramatis sumberdya kompetisi menjadi sumber inovasi konsep bisnis.

Kompetensi ini merupakan sesuatu keunggulan yang dimiliki perusahaan dan mampu memberikan ketrampilan dan kemampuan yang unik. Misalnya Amazon.com, mempunyai sebuah paten teknologi “One-Click” dan mempunyai merek yang sangat kuat merupakan di antara kualitas kompetensi intinya. Tetapi sesungguhnya kompetensi inti dari Amazon.com adalah pengalaman yang diciptakan untuk pelanggannya yaitu nyaman berbisnis dengan Amazon.com. Mengapa nyaman? Karena mudah (One-Click), membuat orang mempersepsikan bahwa mereka berbisnis dan menjual serta membeli produk dengan yang mempunyai merek telah dikenal.

Komponen ketiga perantara pelanggan (Customer Interface) yang mempunyai empat elemen, yaitu dukungan dan pemenuhan, informasi yang mendalam, dinamikan hubungan dan struktur harga. Harley Davidson merupakan perusahaan yang mampu membangun hubungan sejati dengan pelanggannya.

Sedangkan komponen keempat dari model bisnis adalah jaringan nilai yang mengelilingi perusahaan dan yang memperkuat dan melengkapi sumberdaya yang dimiliki perusahaan. Cisco dan Nokia menggunakan jaringan pemasok mereka sebagai cara untuk mengurangi modal kerja dan meningkatkan fleksibilitas secara dramatis.


F.   Lingkungan eksternal kegiatan bisnis

Lingkungan Bisnis adalah faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut tidak hanya dalam perusahaan (interen), namun juga dari luar (eksteren).

Oleh karena itu, faktor-faktor lingkungan bisnis tersebut diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :

1. Lingkungan     Internal

Segala sesuatu di dalam organisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi / perusahaan tersebut.

Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu :

- Tenaga kerja (Man)

- Modal (Money)

- Material / bahan baku (Material)

- Peralatan/perlengkapan produksi (Machine)

- Metode (Methods)

Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.


2.Lingkungan     Eksternal

Segala sesuatu di luar batas-batas organisasi/perusahaan yang mungkin mempengaruhi organisasi/perusahaan.

Lingkungan Eksternal sendiri terdiri dari :

a) Faktor ekonomi

    Yang perlu dianalisis adalah:

    Siklus ekonomi, gejala inflasi, dan deflasi kebijakan moneter serta neraca pembayaran.

b) Faktor demografi

Terdiri dari :1.Perubahan jumlah penduduk yang akan mempengaruhi permintaan, 2.perubahan struktur usia penduduk akan mempengaruhi pemindahan jenis produk yang sesuai perubahan umurnya 3.distribusi pendapatan dan tingkat pengangguran

c).Faktor geografi

Faktor geografi juga penting diamati oleh perencana strategi, untuk menentukan peluang dan

ancaman perusahaan.

e).Faktor teknologi

Perubahan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan perusahaan.

f) Faktor pemerintah

Perubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam berbagai bentuk peraturan, dapat merupakan peluang,bagi perusahaan dan dapat pula hambatan / ancaman bagi perusahaan. 

g).Faktor social

 Sosial adalah kebiasaan dan nilai-nilai sosial lingkungan masyarakat, khususnya langganan dan karyawan.

h) Peranan Lingkungan Dalam Organisasi bisnis


1.Peranan berorientasi terhadap kebijakan, Peran pertama ini ditunjukan untuk memperbaiki kinerja

organisasi bisnis terutama dalam hal memahami berbagai kecenderungan perubahan lingkungan.


2.Peranan memberikan informasi awal dan reaksi organisasi terhadap isu strategis yang luas yangdapat  mempengaruhi organisasi secara keseluruhan . kelemahan dari peran ini adalah kurang

tertekstur sedangkan hubungan antara proses analisis lingkungan bisnis terhadap perencanaan


Organisasi formal bersifat infomal dan tidak langsung. 

1.peranan berorientasi pada perencanaan strategi bisnis terpadu

Secara umum peranan ini mempersiapkan peramalan lingkungan bisnis guna memperoleh asumsi dasar

2. Peranan berorientasi fungsi

Peranan berfungsi untuk memperbaiki kinerja organisasi bisnis melalui kinerja fungsi secara spesifik.


MATERI PENGANTAR BISNIS 2 (perusahaan dan lingkungannya)

Diposting oleh Unknown di 02.52 0 komentar

Perusahaan dan Lingkungannya

1)Pengertian Perusahaan
Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Berdasarkan definisi ini dapat disimpulkan bahwa perusahahn memilik 5 unsur penting. Yaitu: organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan dan cara yang menguntungkan.

2)Tempat kedudukan dan letak perusahaan
Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Dengan demikian tempat kedudukan dan letak perusahaan harus diputuskan dengan hati hati atas dasar fakta yang lengkap ditinjau dari aspek ekonomi maupun teknis, dan juga mempertimbangkan fleksibilitasnya terhadap kemungkinan rencana di masa depan.
> Tempat kedudukan perusahaan
Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang pada umumnya dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain.
> Letak Perusahaan
Letak perusahaan ialah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya.
> Jenis letak perusahaan
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
-Terikat keadaan alam
Berkaitan dengan ketersediaan dan kemudahan bahan baku.
-Terikat sejarah
Berkaitan dengan alasan yang hanya dapat dijelaskan dengan sejarah.
-Terikat oleh pemerintah
Dalam hal ini letak perusahaan ditetapkan oleh pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan, politik, kesehatan dan sebagainya.
-Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Faktor-faktor ekonomi yang sangat berpengaruh dalam pemilihan letak perusahaan yang bersifat industri antara lain kedekatan dan ketersediaan bahan mentah,ketersediaan tenaga air, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan modal, kemudahan transportasi serta kedekatan pasar dan kesesuaian iklim.

3)Perusahaan dan lembaga sosial
Perusahaan merupakan suatu unit tindakan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat. Unit kegiatan seperti ini sering disebut lembaga sosial. Perlu dibedakan antara perusahaan dan lembaga sosial umum, dan yang membedakannya adalah penekanan prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup dan tanggung jawab sosial. Jika lembaga sosial lebih menitikberatkan prioritasnya terhadap tanggung jawab sosial, maka perusahaan adalah sebaliknya lebih berorientasi pada perolehan keuntungan.

a.Tujuan perusahaan
1)Keuntungan Maksimal (laba)
Laba merupakan kelebihan harga jual barang dan jasa di atas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya. Ongkos-ongkos ini terdiri dari upah pekerja, sewa tanah, dan bunga modal. Sebuah perusahaan dengan tujuan laba maksimal biasanya adalah lembaga/badan usaha untuk mengadakan konsentrasi modal. Dengan tercapainya laba maksimal maka tercapai pula tujuan-tujuan lain perusahaan, antara lain:
-Kelangsungan hidup(survival)
-Pertumbuhan perusahaan(growth)
-Prestise

2)Kesejahteraan anggota
Lembaga dengan tujuan utama mencapai kesejahteraan anggota badan usahanya berbentuk koperasi yang bukan merupakan lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, tetapi konsentrasi orang.

3)Kesejahteraan Masyarakat
Lembaga/badan usaha dengan tujuan mencapai kesejahteraan masyarakat biasanya merupakan lembaga/badan usaha milih pemerintah(negara). Contohnya BULOG, PAM, PLN, PERUMNAS, PJKA dan sebagainya.

b.Perusahaan sebagai suatu sistem
Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab sosial.

c.Sifat sistem perusahaan
1) kompleks
2) sebagai kesatuan atau unit
3) beragam
4) saling bergantung
5) dinamis

d.Fungsi-fungsi perusahaan

1.Fungsi Operasi : Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum dan fungsi operasi penunjang.

2.Fungsi Manajemen : Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
e.Ciri-ciri perusahaan

1)Operatif, adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia/distribusi barang dan jasa.
2)Koordinasi, adanya koordinasi di dalam elemen-elemen perusahaan.
3)Regular, adanya keteraturan yang dapat mendukung aktivitas agar dapat selalau bergerak maju untuk mencapai kesinambungan perusahaan.
4)Dinamis, mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
5)Formal, tunduk terhadap peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian
6)Lokasi, perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang jelas letak geografisnya.
7)Pelayanan bersyarat, keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.

4) Lingkungan perusahaan
Secara umum lingkungan perusahaan dibagi menjadi dua macam:
a)Lingkungan eksternal : faktor-faktor diluar dunia usaha yang mempengaruhi kegiatan perusahaan. Faktor ini ada yang memepengaruhi secara langsung pada kegiatan usaha (eksternal mikro) maupun secara tidak langsung (eksternal makro)



Bentuk-bentuk Perusahaan

       Perusahaan Perseorangan/Indvidu

       Perseroan Terbatas (PT)

       Perusahaan Persekutuan/Partnership
       Firma
       BUMN
       Koperasi

Perusahaan Perseorangan
Perusahaan Perseorangan adalah badan usaha yang kepemilikannya dimiliki oleh
Satu orang.
Dapat dibuat tanpa izin dan tata cara tertentu dan semua orang bebas membuat bisnis. Personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya.
Ciri-ciri & Sifatnya :
-          Modal kecil
-          Relatif mudah didirikan & dibubarkan
-          Jumlah produksi dan jenisnya terbatas
-          Tenaga kerja sedikit
-          Menggunakan teknologi sederhana
-          Tidak ada pajak, hanya pungutan dan retribusi
-          Melibatkan harta pribadi dan tanggungjawab tidak terbatas
-          Jangka waktu bisa seumur hidup
-          Seluruh keuntungan dinikmati sendiri
-          Sewaktu-waktu dapat dipindahtangankan


Perseroan terbatas
Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi, dimiliki
Oleh minimal 2 orang denga tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa
melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada didalamnya.
Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan karena dapat menunjuk
orang lain di luar pemilik modal untuk  menjadi pompinan.
Untuk menidirkan PT dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan
berbagai persyaratan lainnya. 
Ciri dan sifat PT :
-          Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
-          Modal dan ukuran perusahaan besar
-          Kelangsungan hidup perusahaan ada di tangan pemilik saham
-          Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
-          Kepemilikan mudah berpindah tangan.
-          Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan
-          Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal/saham dalam bentuk deviden
-          Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
-          Sulit untuk membubarkan PT
-          Pajak berganda pada pajak penghasilan/Pph dan pajak Deviden 
Perusahaan Persekutuan
Perusahaan Persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh 2 orang atau lebih
yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis.
Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada
instansi pemerintah terkait.
Adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari 2 orang atau lebih dengan nama bersama  yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.
Ciri dan sifatnya :
-          Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
-          Setiap anggota Firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin.
-          Seorang anggota tidak berhk memasukkan  anggota baru tanpa seizin anggota lainnya.
-          Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
-          Seorang anggota mempunyai hak untuk membuarkan firma
-          Tidak memmerlukan akte pendirian
-          Mudah memperoleh kredit usaha

1)FIRMA
Adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari 2 orang atau lebih dengan nama bersama  yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.
Ciri dan sifatnya :
-          Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
-          Setiap anggota Firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin.
-          Seorang anggota tidak berhk memasukkan  anggota baru tanpa seizin anggota lainnya.
-          Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
-          Seorang anggota mempunyai hak untuk membuarkan firma
-          Tidak memmerlukan akte pendirian
-          Mudah memperoleh kredit usaha

2) Persekutuan Komanditer / CV
Adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh 2 orang
atau lebih untuk mencapai ujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda diantara anggotanya.
Ciri dan sifat CV :
-          Sulit untuk menarik modal yang telah disetor
-          Modal besar karena didirikan banyak pihak
-          Mudah mendapatkan kredit pinjaman
-          Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang
pasif hanya menunggu keuntungan
-          Relatif mudah untuk didirikan
-          Kelangsungan hidup perusahaan CV kadang tidak menentu

BUMN
Merupakan badan usaha yang permodalannya secara keseluruhan atau sebagian besar dimiliki oleh Pemerintah.
Status pegawai badan usaha-usaha tersebut adalah karyawan BUMN  bukan pegawai negeri.
Terdapat 3 macam BUMN yaitu Perjan, Perum, dan Persero.
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah.
Perjan berorientasi pada pelayanan masyarakat, namun saat ini sudah tidak ada perusahan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut
sesuai dengan UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN.




 

sucré que le sucre Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review